Saturday, April 18, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaBantenDiduga Hanyut! Kakek di Serang Hilang Misterius Saat Hujan Deras, Pakaian Ditemukan...

Diduga Hanyut! Kakek di Serang Hilang Misterius Saat Hujan Deras, Pakaian Ditemukan di Pinggir Sungai

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

SERANG, iNST-Media.id – Seorang kakek di Kota Serang, Banten, dilaporkan hilang secara misterius saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Selasa (18/3/2025) sore. Kakek bernama Wasid (74), warga Desa Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya itu diduga kuat hanyut terseret derasnya arus Sungai Cigeplak yang meluap.

Kejadian bermula saat korban pulang dari pabrik tahu sekitar pukul 17.30 WIB. Namun hingga malam, Wasid tak kunjung tiba di rumah. Pihak keluarga yang cemas langsung melakukan pencarian ke sekitar lokasi.

Baca juga:  Turut Berduka, Mandor di PT Lotte Chemical Indonesia Cilegon Hilang Terseret Banjir

“Keluarga hanya menemukan pakaian milik korban di pinggir sungai. Saat itu kondisi hujan deras dan air sungai meluap dengan arus yang sangat deras,” kata Rizky Dwianto, Kepala Seksi Siaga dan Operasi SAR Banten, Rabu (19/3/2025).

- Advertisement -
space iklan 300x250

Diduga, korban terpeleset saat menyeberangi sungai dan terseret arus deras. Kejadian ini baru dilaporkan ke Kantor SAR Banten pada dini hari pukul 04.17 WIB.

Tak lama berselang, tim SAR gabungan diterjunkan ke lokasi untuk menyisir area sungai dan melakukan pencarian. Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung.

- Advertisement -
space iklan 300x250
Baca juga:  Berenang di Pantai Carita, 2 Anak Asal Depok Terseret Arus, Nyaris Meregang Nyawa!

“Kami terus berupaya menemukan korban secepat mungkin. Kondisi medan cukup sulit karena arus sungai deras dan air keruh,” lanjut Rizky.

Pihak keluarga berharap korban segera ditemukan, apalagi hujan diperkirakan masih akan terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan.*(RED)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular