MERAK, iNST-Media.id – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, ribuan pemudik mulai memadati Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh layanan berjalan optimal demi kelancaran perjalanan masyarakat yang ingin pulang kampung.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi agar arus kendaraan dan penumpang tetap lancar. “Kami terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak dan mengoptimalkan penggunaan sistem tiket online Ferizy agar pemudik dapat lebih mudah mengatur perjalanan,” kata Shelvy.
Pergerakan Penumpang dan Kendaraan
Berdasarkan data terbaru, pada H-4 Lebaran atau 27 Maret 2025, sebanyak 86.643 penumpang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara. Meskipun jumlah ini mengalami penurunan 36,1% dibandingkan tahun lalu, tren perjalanan masih menunjukkan peningkatan sejak H-10.
Untuk kendaraan, tercatat 23.439 unit telah menyeberang dengan rincian:
9.173 unit sepeda motor (turun 47,9% dari tahun lalu)
11.985 unit kendaraan roda empat (turun 31,6%)
1.671 unit truk (turun 23,5%)
610 unit bus (turun 7,3%)
Sementara itu, arus dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Panjang, dan BBJ Muara Pilu juga terus bergerak. Dalam 24 jam terakhir, 32.915 penumpang telah menyeberang, dengan total kendaraan sebanyak 6.328 unit.
ASDP Siapkan Armada Tambahan
Menghadapi lonjakan penumpang pada puncak mudik, ASDP mengoperasikan 52 kapal di lintasan Merak-Bakauheni dan 48 kapal untuk rute sebaliknya. “Kami memastikan seluruh kapal beroperasi optimal dan fasilitas di pelabuhan dalam kondisi terbaik agar perjalanan tetap nyaman,” ujar Shelvy.
Pemudik diimbau untuk melakukan reservasi tiket lebih awal dan datang sesuai jadwal keberangkatan guna menghindari antrean panjang. “Keselamatan dan kenyamanan pemudik menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.
Dengan strategi ini, ASDP optimis arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar dan tertib. *(RED)



