CILEGON, iNST-Media.id – Sebanyak dua penumpang tercebur ke laut saat hendak menaiki KMP Eirene melalui jembatan Garbarata pada Sabtu (29/3/2025) pukul 00.38 WIB. Peristiwa menegangkan ini terjadi di Dermaga 1 Pelabuhan Merak dan terekam CCTV.
Kejadian ini langsung menarik perhatian karena masih belum jelas apakah penyebabnya human error atau faktor teknis. Beruntung, kedua korban berhasil diselamatkan. Begini faktanya!
Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap), Khoiri Soetomo, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban terdiri dari seorang pria berusia sekitar 45 tahun asal Tangerang dan seorang perempuan berusia sekitar 40 tahun yang identitasnya belum diketahui.
“Alhamdulillah, keduanya berhasil dievakuasi dengan selamat. Tidak ada luka serius, hanya lecet ringan akibat benturan,” ujar Khoiri.
Meski selamat, hanya perempuan yang tetap melanjutkan perjalanan ke Lampung, sedangkan pria tersebut memilih kembali ke rumah bersama keluarganya setelah insiden tersebut.
Masih Diselidiki, Human Error atau Faktor Teknis?
Khoiri Soetomo menegaskan bahwa penyebab insiden ini masih dalam penyelidikan. Belum diketahui apakah kejadian ini disebabkan oleh kelalaian penumpang, gangguan teknis pada fasilitas pelabuhan, atau faktor lainnya. Namun, ia mengakui bahwa tingginya kepadatan penumpang menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keselamatan.
“Kami terus mengutamakan keselamatan dan berharap insiden seperti ini tidak terulang lagi,” kata Khoiri.
Pihak Gapasdap juga mengimbau seluruh penumpang untuk lebih berhati-hati saat menaiki kapal, terutama dalam kondisi ramai seperti musim liburan atau arus mudik. Selain itu, evaluasi terhadap prosedur keselamatan di pelabuhan akan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Menurut Khoiri, ia memastikan bahwa timnya selalu siaga dalam kondisi darurat. “Kami tetap siaga dan siap bertindak cepat jika ada insiden serupa. Yang terpenting, kami berusaha mencegah agar kejadian ini tidak terulang,” jelasnya.
Pihak pelabuhan juga menegaskan akan meningkatkan pengawasan dan memperketat prosedur keselamatan bagi seluruh penumpang. “Kami ingin memastikan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, petugas kembali mengingatkan pentingnya kesadaran keselamatan bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan. “Kami sudah mengimbau nakhoda, mualim, dan awak kapal untuk selalu meningkatkan kesadaran akan keselamatan. Ini kunci utama untuk mencegah insiden serupa,” pungkasnya. *(RED)



