CILEGON, iNST-Media.id – Kondisi bangunan sekolah di Kota Cilegon kini menjadi sorotan. Puluhan sekolah dari jenjang TK hingga SMP mengalami kerusakan yang cukup parah. Banyak gedung yang sudah tidak layak digunakan sebagai tempat belajar, mulai dari atap bocor, dinding retak, hingga toilet yang tak berfungsi.
Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilegon mencatat ada 182 sekolah yang mengalami kerusakan. Di antaranya, 25 sekolah masuk kategori rusak berat dan tidak memenuhi standar kelayakan untuk kegiatan belajar mengajar. Sisanya mengalami rusak ringan hingga sedang.
Kerusakan ini tidak hanya membahayakan siswa dan guru, tapi juga mengganggu proses pembelajaran. “Beberapa ruang kelas harus ditutup karena takut roboh,” kata salah satu guru di wilayah Cilegon.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, menyampaikan bahwa pemerintah kota akan segera melakukan perbaikan, dimulai dari gedung yang paling rusak. Ia juga menyebut akan menggandeng akademisi dari universitas untuk melakukan kajian teknis bangunan.
“Kita juga akan ajukan bantuan dana ke pemerintah pusat karena anggaran daerah belum mencukupi,” jelas Fajar, Rabu (23/4/2025).
Pemerintah berharap upaya ini bisa memberikan rasa aman bagi siswa dan guru serta mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan di Cilegon. (RED)



