JAKARTA, INST-Media.id – Di tengah tekanan ekonomi dan pelemahan nilai tukar rupiah, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) justru menunjukkan taringnya. Perusahaan BUMN yang bergerak di sektor transportasi laut ini mencatat pendapatan fantastis sebesar Rp5,02 triliun sepanjang tahun 2024!
Jumlah ini naik dari tahun sebelumnya dan bahkan mengalahkan pendapatan sebelum pandemi pada 2019 yang hanya Rp3,33 triliun. “Meski penuh tantangan, kami tetap tumbuh,” ujar Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, Minggu (13/7/2025).
Laba Turun, Tapi Bisnis Tetap Aman
Meski laba bersih mengalami penurunan dari Rp636 miliar menjadi Rp447 miliar, Heru menegaskan bisnis ASDP tetap sehat. Mereka tetap mencapai 61 persen dari target laba dan menjaga operasional tetap stabil.
“Fokus kami di efisiensi dan digitalisasi layanan, jadi meski volume turun, profit masih bisa dijaga,” katanya.
Jutaan Penumpang Masih Percaya ASDP
Selama 2024, ASDP mengangkut:
- 6,12 juta penumpang
- 3,88 juta kendaraan roda dua dan tiga
- 4,31 juta kendaraan roda empat atau lebih
- 1,16 juta ton barang
Kinerja ini diperkuat oleh strategi digitalisasi dan tata kelola keuangan yang ketat. ASDP juga mencatat EBITDA sebesar Rp1,14 triliun dan diganjar rating idAA+/Stable dari PEFINDO.
Tak hanya itu, ASDP meraih penghargaan nasional dalam ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2025 untuk komitmennya terhadap transparansi dan digitalisasi.
“Ke depan, kami ingin ASDP jadi layanan penyeberangan paling andal, efisien, dan modern,” tutup Heru. *(RED)



