Friday, May 1, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaCilegonKolaborasi Jurnalis dan Warga Cilegon Ubah Lahan Tidur Jadi Sentra Cabai Produktif

Kolaborasi Jurnalis dan Warga Cilegon Ubah Lahan Tidur Jadi Sentra Cabai Produktif

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

Cilegon, INST-Media.id – Di tengah tantangan ketahanan pangan dan minimnya pemanfaatan lahan tidur di kawasan perkotaan, sebuah inisiatif menarik muncul dari Lingkungan Kerotek, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Bukan hanya warga, tetapi juga para jurnalis yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cilegon turun langsung ke lapangan, berkolaborasi membangun kebun cabai produktif.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa media bisa memainkan peran lebih dari sekadar penyampai informasi. Lewat keterlibatan aktif dalam pembinaan dan pengolahan lahan, SMSI mendorong terbentuknya model pertanian urban yang memberdayakan warga setempat.

“Alhamdulillah, hasil panen kali ini cukup menggembirakan. Ini jadi bukti bahwa petani muda juga bisa berperan besar dalam membangun ketahanan pangan,” ujar Zainul Alim, petani muda yang memimpin langsung program tersebut, Selasa (29 Juli 2025).

- Advertisement -
space iklan 300x250

Zainul tak bekerja sendiri. Sejak awal, ia melibatkan warga sekitar dan relawan lokal dalam proses penanaman hingga panen. Selain hasil pertanian, kegiatan ini juga memberikan manfaat edukatif, memperkenalkan praktik pertanian berkelanjutan kepada masyarakat urban.

Ketua SMSI Kota Cilegon, Hasidi, menegaskan bahwa keterlibatan media dalam program ini adalah bentuk komitmen terhadap pembangunan sosial. “Media tidak boleh hanya menjadi penonton. Kami ingin menjadi bagian dari solusi. Ketahanan pangan adalah isu bersama, dan media bisa punya andil dalam menggerakkan masyarakat,” ujarnya.

Meski program ini menunjukkan hasil positif, seluruh proses masih dilakukan secara swadaya. Para petani dan relawan berharap Pemerintah Kota Cilegon, khususnya melalui Dinas Pertanian, bisa memberikan dukungan lebih nyata baik berupa alat, bibit, maupun pendampingan teknis.

Saat ini, belum ada dukungan konkret dari pihak Pemkot. Padahal, jika dikembangkan lebih serius, inisiatif ini berpotensi menjadi model urban farming yang relevan di kota industri seperti Cilegon.

Baca juga:  Resmi Dilantik! Pj Sekda Cilegon Diminta Gaspol Perkuat Koordinasi dan Percepat Layanan Publik

Apa yang dilakukan warga dan SMSI Kota Cilegon menunjukkan bahwa gerakan lokal bisa menjawab tantangan global, seperti krisis pangan dan degradasi lingkungan. Kini, yang dibutuhkan adalah keterlibatan lebih luas terutama dari pemerintah untuk menjadikan gerakan ini lebih berkelanjutan dan berdampak besar.

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular