PANDEGLANG, INST-Media.id – Ikan asin yang sering dianggap lauk kampung ternyata bisa jadi ladang bisnis yang sangat menjanjikan. Buktinya, seorang warga Pandeglang mampu meraup omzet hingga belasan juta rupiah setiap harinya dari usaha ini.
Adalah Eti, pengusaha ikan asin asal Kampung Perikanan, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang, yang sudah puluhan tahun menekuni usaha tersebut. Bermodal awal Rp8 juta, ia kini sukses mengolah berbagai jenis ikan laut menjadi ikan asin yang diminati banyak pelanggan.
Jenisnya pun beragam, mulai dari jambal, gabus, layur, kurisi, petek, tembang, hingga lemuru. Semua diolah secara tradisional lalu dijual ke berbagai daerah di Banten.
“Alhamdulillah setiap hari bisa dapat omzet Rp5 juta sampai belasan juta. Pelanggan juga banyak yang sudah tetap, jadi usaha ini bisa terus berkembang,” kata Eti, Minggu (24/8/2025).
Meski kuliner kekinian semakin menjamur, ikan asin tetap menjadi primadona. Rasanya yang khas membuatnya selalu diburu masyarakat, baik untuk konsumsi sehari-hari maupun dijadikan stok makanan.
Bagi warga pesisir seperti Eti, usaha ikan asin bukan hanya warisan tradisi, tapi juga penggerak ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Banyak yang berharap usaha semacam ini bisa terus didukung agar menjadi contoh sukses UMKM lokal. *(RED)



