JAKARTA, INST-Media.id – Hubungan pasangan selebriti yang telah resmi bercerai, Ruben Onsu dan Sarwendah, kembali menjadi sorotan tajam publik. Meskipun telah berpisah sejak tahun 2024, dinamika pasca-perceraian mereka justru memunculkan babak baru yang penuh ketegangan, melibatkan isu utang piutang hingga polemik seputar kunjungan anak.
Drama terbaru ini berawal dari insiden tak terduga yang dialami Sarwendah di kediamannya.
Publik dikejutkan dengan kabar bahwa rumah Sarwendah didatangi oleh penagih utang (debt collector) pada awal November 2025. Penagih tersebut disebut-sebut mencari sebuah mobil mewah yang memiliki tunggakan cicilan.
Kuasa hukum Sarwendah segera angkat bicara. Mereka membenarkan adanya insiden tersebut dan menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki sangkutan utang atas mobil yang dicari. Mobil tersebut diduga dibeli oleh pihak Ruben Onsu (RSO) setelah perceraian mereka.
“Ini hal yang membuat klien kami cukup kaget, dan di situ juga ada anak-anak,” ungkap kuasa hukum Sarwendah, menyoroti dampak psikologis insiden tersebut pada anak-anak.
Di sisi lain, pihak Ruben Onsu, melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, memberikan klarifikasi yang bertolak belakang. Minola menyebut insiden itu terjadi karena kesalahan alamat dan menilai konferensi pers yang diadakan Sarwendah terlalu berlebihan dan terkesan menyudutkan kliennya. Bahkan, Minola mengungkapkan bahwa Ruben Onsu setiap bulannya masih menanggung biaya hidup Sarwendah dan anak-anak hingga mencapai ratusan juta rupiah.
Minola juga mempertanyakan motif di balik publikasi masalah ini, mengingat permasalahan seharusnya dapat diselesaikan secara privat.
Ketegangan antara keduanya tidak berhenti pada masalah finansial. Isu hak bertemu anak juga menjadi pemicu konflik.
Sejak perceraian, Sarwendah dan Ruben Onsu memang berkomitmen menjaga keharmonisan demi anak-anak, termasuk sering tampil kompak di momen penting. Namun, laporan terbaru menunjukkan adanya kerenggangan.
Ruben Onsu dikabarkan mengaku kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya, Thalia dan Thania, dalam dua bulan terakhir. Padahal, kesepakatan pertemuan telah diatur.
Meski demikian, Sarwendah menanggapi isu ini dengan menekankan bahwa kenyamanan dan kondisi psikologis anak adalah prioritas utama. Ia menilai, di tengah konflik yang memanas, memaksakan pertemuan justru akan berdampak buruk pada buah hati.
Sebelumnya, ketegangan juga sempat memuncak di media sosial. Ruben Onsu sempat menegur Sarwendah melalui kolom komentar terkait unggahan video anak-anak mereka dengan sosok lain yang dinilai publik sebagai upaya menjaga batasan pasca-perceraian.
Secara keseluruhan, drama pasca-perceraian ini terus menjadi sorotan. Meskipun kewajiban finansial dari Ruben Onsu tetap berjalan, masalah komunikasi dan penataan kehidupan baru pasca-pisah masih menjadi tantangan besar bagi keduanya.



