CILEGON, INST-Media.id – Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah pencapaian akhir. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Wisuda Sarjana STIT Al-Khairiyah ke-XIV, Kamis (4/12/2025).
“Ini bukan garis finish, tetapi pintu awal tanggung jawab moral sebagai kaum intelektual. Tanpa guru dan dosen, tidak ada pemimpin bangsa,” ucap Fajar di hadapan ratusan wisudawan.
Fajar juga mengingatkan para lulusan untuk terus belajar dan menebar kebaikan. Ia menegaskan komitmen Pemkot untuk merealisasikan program pengiriman mahasiswa Al-Khairiyah mengajar di wilayah Indonesia Timur. “InsyaAllah 2026 program itu mulai berjalan,” ujarnya.
Ketua Umum PB Al-Khairiyah Ali Muhajidin menambahkan bahwa ajaran Islam menuntun keberhasilan melalui ikhtiar dan doa. Ia berharap para lulusan menjadi sarjana yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua STIT Al-Khairiyah Ahmad Munji menyampaikan bahwa 162 mahasiswa resmi diwisuda tahun ini. Ia juga mengumumkan bahwa kampus tengah bersiap naik status menjadi institut serta membuka tiga jurusan baru. *(RED)



