CILEGON, INST-Media.id – Gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Selat Sunda memicu antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Kamis (18/12/2025). Ribuan truk ekspedisi menumpuk di luar pelabuhan, bahkan mobil pribadi ikut terjebak dalam barisan.
Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga dua kilometer dari pintu masuk pelabuhan dan meluas ke jalur Cikuasa Atas. Kondisi ini membuat arus lalu lintas menuju Merak tersendat sejak pagi hari.
Untuk mengantisipasi kemacetan parah, Satlantas Polres Cilegon melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan di simpang Gerem. Namun, keterbatasan area parkir di pelabuhan menyebabkan kendaraan pribadi harus bergabung dengan antrean truk.
Endi, salah satu pengguna jasa penyeberangan, mengeluhkan situasi tersebut.
“Mobil pribadi disatukan dengan truk, antreannya panjang sekali. Kami cuma bisa menunggu,” kata Endi.
Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak menyatakan telah mengerahkan 29 kapal yang beroperasi di tujuh dermaga untuk mempercepat arus penyeberangan.
Petugas gabungan dari kepolisian dan ASDP terus melakukan pengaturan lalu lintas sambil memantau kondisi cuaca yang masih belum bersahabat. *(RED)



