LEBAK, INST-Media.id – Kawasan adat Suku Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, diserbu wisatawan pada libur panjang akhir pekan. Lonjakan pengunjung terjadi jelang tradisi Kawalu yang membuat Baduy Dalam ditutup mulai 20 Januari 2026.
Pantauan di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, wisatawan tampak memadati jalur menuju kawasan Baduy. Mereka datang dari berbagai daerah untuk menikmati suasana alam, budaya tradisional, serta membeli kerajinan khas masyarakat Baduy.
Sebagian besar wisatawan mengaku sengaja datang sebelum penutupan kawasan Baduy Dalam.
“Suasananya masih alami dan tenang. Jalurnya juga cocok buat trekking,” kata Julia, wisatawan asal luar daerah.
Wisatawan lainnya, Hafidz, mengatakan momen ini dimanfaatkan karena akses akan segera ditutup.
“Kami ke sini karena minggu depan sudah tidak bisa masuk Baduy Dalam,” ujarnya.
Tradisi Kawalu merupakan ritual adat sakral yang dilakukan masyarakat Baduy sebagai bentuk rasa syukur. Selama ritual berlangsung, kawasan Baduy Dalam tertutup bagi wisatawan.
Pengelola dan warga setempat mengimbau wisatawan tetap waspada, mengingat kondisi hujan membuat jalur licin dan berpotensi membahayakan perjalanan. *(RED)



