SERANG, INST-Media.id – Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mulai menjajaki kolaborasi strategis melalui rencana Festival Anyer–Panarukan yang akan digelar pada tahun 2026. Pembahasan awal tersebut berlangsung saat Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo berkunjung ke Pendopo Bupati Serang, Jalan Veteran Nomor 1, Kota Serang, Senin sore, 9 Februari 2026.
Kunjungan kerja Bupati Situbondo bersama jajaran disambut langsung oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Pertemuan ini membahas konsep Festival Anyer–Panarukan sebagai program kolaboratif lintas daerah yang menggabungkan nilai sejarah, budaya, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan masyarakat.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menjelaskan, gagasan Festival Anyer–Panarukan berawal dari diskusi panjang bersama Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Serang, serta sejumlah menteri, termasuk Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Menurutnya, ide tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai pihak.
“Anyer–Panarukan adalah artefak sejarah yang harus dihidupkan kembali. Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan memiliki sisi sejarah yang kompleks, namun juga membawa dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa hingga hari ini,” ujar Yusuf.
Ia menegaskan, Festival Anyer–Panarukan diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi program jangka panjang yang mampu menghadirkan kunjungan wisata, investasi, serta efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat, termasuk penguatan UMKM dan pengentasan kemiskinan.
Rencana kegiatan festival meliputi berbagai agenda, seperti olahraga rekreasi (fun run) dan kegiatan religi berupa pengajian. Selain itu, juga muncul gagasan kreatif seperti pertukaran santri antar daerah dan barter komoditas unggulan, mengingat Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Serang sama-sama memiliki basis pesantren serta potensi ekonomi yang saling melengkapi.
“Ini pertemuan awal, ke depan akan ada tindak lanjut yang lebih teknis. Festival Anyer–Panarukan bukan sekadar event, tetapi program tahunan yang berkelanjutan,” jelas Yusuf.
Ia menambahkan, Festival Anyer–Panarukan direncanakan digelar Agustus 2026 bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Situbondo, serta Oktober 2026 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Serang.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif Bupati Situbondo beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang menyambut baik rencana kolaborasi tersebut, terutama dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Secara pribadi dan sebagai pemerintah daerah, kami menyambut baik Festival Anyer–Panarukan. Kegiatan ini sangat potensial untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperkuat kerja sama antar daerah,” ujar Ratu Zakiyah.
Sebagai langkah awal, Pemkab Serang akan melakukan koordinasi dan konsolidasi intensif dengan Pemkab Situbondo, mengingat pelaksanaan festival akan berlangsung di dua wilayah, yakni Kabupaten Serang dan Situbondo (Panarukan).
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Asda I Syamsuddin, Asda II Febriyanto, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang.



