Tuesday, May 26, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaSerangRumah Warga di Ciruas Roboh Tewaskan Ibu Rumah Tangga, Bupati Serang Janjikan...

Rumah Warga di Ciruas Roboh Tewaskan Ibu Rumah Tangga, Bupati Serang Janjikan Bantuan RTLH

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

SERANG, INST-Media.id – Sebuah rumah warga di Kampung Cimiung, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang roboh pada Kamis malam, 5 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB. Peristiwa tersebut menewaskan seorang ibu rumah tangga bernama Umayah (46) yang tertimpa reruntuhan bangunan.

Selain korban meninggal, putra Umayah bernama Uktira (17) juga mengalami luka dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina.

Mengetahui kejadian tersebut, Ratu Rachmatuzakiyah selaku Bupati Serang langsung mengunjungi kediaman korban pada Sabtu, 7 Maret 2026 untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Hari ini saya datang ke rumah warga kami di Kampung Cimiung setelah mendapat kabar bahwa ada rumah roboh yang menyebabkan korban jiwa. Putra korban saat ini masih dirawat di rumah sakit,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah.

Menurut warga, rumah tersebut roboh karena kondisi bangunan yang sudah tua dan rapuh. Struktur tembok menggunakan bata lama dan penyangga cor masih menggunakan kayu yang sudah lapuk, sehingga tidak kuat menahan hujan deras yang turun pada malam kejadian.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Bupati Serang mengatakan peristiwa ini menjadi evaluasi bagi pemerintah daerah untuk lebih teliti mendata rumah tidak layak huni di wilayahnya. Ia meminta pemerintah desa dan kecamatan melakukan pengecekan ulang kondisi rumah warga, terutama bangunan lama yang berpotensi membahayakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana, menyebut hasil asesmen menunjukkan rumah tersebut memang sudah tidak layak huni karena menggunakan bata mentah dengan perekat tanah liat.

Pemerintah Kabupaten Serang berencana membangun kembali rumah korban melalui program rumah tidak layak huni (RTLH). Pembangunan diperkirakan menggunakan tipe rumah 28 hingga 36 dengan anggaran sekitar Rp50 juta.

Pemkab Serang juga memastikan korban yang masih dirawat tetap mendapatkan penanganan medis hingga sembuh.

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular