Sunday, March 15, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaCilegonMudik Mulai Ramai di Pelabuhan Ciwandan, Pemudik Motor Pilih Berangkat Malam Hari

Mudik Mulai Ramai di Pelabuhan Ciwandan, Pemudik Motor Pilih Berangkat Malam Hari

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

CILEGON, INST-Media.id – Arus mudik mulai ramai di Pelabuhan Ciwandan. Sejak Minggu (15/3/2026) dini hari, ratusan pemudik roda dua mulai memadati buffer zone pelabuhan untuk menyeberang menuju Sumatera.

Kepadatan kendaraan roda dua terlihat dari antrean pemudik yang menunggu jadwal keberangkatan kapal di kawasan pelabuhan. Para pemudik datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan memilih jalur penyeberangan melalui Pelabuhan Ciwandan menuju Sumatera.

Menariknya, sebagian pemudik sengaja memilih berangkat pada malam hari. Mereka menghindari cuaca panas yang berpotensi menyebabkan kelelahan selama perjalanan jauh.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Abi, salah satu pemudik yang menggunakan motor tua, mengaku sengaja berangkat malam hari agar perjalanan lebih nyaman.

“Kalau malam tidak terlalu panas, jadi perjalanan juga lebih enak,” ujarnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Selain itu, banyak pemudik yang membawa keluarga, termasuk anak-anak, serta barang bawaan yang cukup banyak. Meski menggunakan sepeda motor yang tergolong lama atau antik, mereka tetap semangat pulang kampung.

Salah satu pemudik lainnya, Anwar, mengatakan perjalanan mudik menjadi momen yang ditunggu setiap tahun.

“Setahun sekali pulang kampung untuk Lebaran, jadi kami tetap berangkat walaupun bawa anak dan barang,” katanya.

Diperkirakan kepadatan pemudik di Pelabuhan Ciwandan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Pasalnya, sebagian masyarakat sudah mulai mengambil cuti untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman. *(RED)

Baca juga:  Pemudik Kereta Dialihkan Naik Angkot Gratis ke Pelabuhan Merak Saat Mudik Lebaran
- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular