CILEGON, INST-Media.id – Kenaikan harga plastik yang terus meroket membuat pelaku usaha laundry di Kota Cilegon harus putar otak. Meski biaya operasional meningkat, mereka memilih menahan tarif layanan demi menjaga pelanggan.
Lonjakan harga plastik secara nasional berdampak langsung pada usaha jasa cuci pakaian, terutama untuk kebutuhan pengemasan. Namun, pelaku usaha di Cilegon mengambil langkah berbeda dengan tidak menaikkan harga.
Salah satu pelaku usaha laundry, Horas Kasih Sirait, mengatakan pihaknya melakukan efisiensi internal agar usaha tetap berjalan tanpa membebani konsumen.
“Di tengah kenaikan biaya, kami harus lebih kreatif menjaga keseimbangan antara operasional dan pelayanan, tanpa menaikkan harga ke pelanggan,” ujarnya.
Langkah efisiensi dilakukan mulai dari penghematan penggunaan bahan, pengendalian biaya operasional, hingga peningkatan produktivitas kerja.
Sementara itu, salah satu konsumen, Novi, mengaku terbantu dengan keputusan pelaku usaha yang tidak menaikkan tarif di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Pelaku usaha berharap strategi ini bisa menjadi solusi bertahan di tengah tekanan ekonomi, tanpa harus selalu mengandalkan kenaikan harga.*(RED)



