CILEGON, INST-Media.id – Robinsar menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 harus mampu menghasilkan program nyata yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan saat membuka Musrenbang RKPD 2027 di Aula Diskominfo Kota Cilegon, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi dari berbagai tingkatan, mulai dari kelurahan, kecamatan hingga DPRD. Namun, aspirasi tersebut harus diterjemahkan menjadi program yang realistis.
“Musrenbang ini harus melahirkan program yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar program bisa terealisasi secara optimal.
Untuk itu, Robinsar mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai sektor, termasuk optimalisasi BUMD seperti PDAM, BPRS, dan PCM, serta pendataan wajib pajak baru.
“Intinya kita harus kreatif mencari sumber pendapatan baru, karena itu menjadi bahan bakar pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Cilegon, Sokhidin, menegaskan Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial tahunan.
“Ini ruang strategis untuk memastikan pembangunan berpihak kepada masyarakat,” katanya.
Ia menyebut terdapat 433 usulan pokok pikiran DPRD yang telah masuk dalam sistem SIPD dan tersebar di tujuh OPD teknis.
Pemerintah berharap seluruh usulan dapat disinergikan agar pembangunan di Cilegon berjalan kolaboratif dan berkelanjutan. *(RED)



