CILEGON, INST-Media.id – Rencana pembongkaran lapak pedagang di Cibeber, Kota Cilegon, memicu keluhan. Para pedagang yang terdampak mengaku sudah lama berjualan di lokasi tersebut dan keberatan jika harus pindah tanpa solusi yang jelas.
Sejumlah pedagang menyebut, biaya yang mereka keluarkan untuk membangun lapak tidak sedikit. Karena itu, rencana pembongkaran dinilai memberatkan, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup dari usaha kecil tersebut.
Selain itu, para pedagang juga membantah tudingan bahwa aktivitas mereka menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut. Menurut mereka, banjir terjadi karena faktor cuaca.
“Banjir itu karena hujan, memang sering terjadi, bisa sampai tiga kali dalam setahun,” ujar salah satu pedagang buah, Selasa (28/4/2026).
Para pedagang berharap pemerintah daerah dapat memberikan kebijakan yang bijak serta solusi terbaik sebelum pembongkaran dilakukan. Mereka menegaskan hanya ingin tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Diketahui, para pedagang telah diberi waktu selama satu bulan untuk mengosongkan dan meratakan lokasi sebelum dilakukan pembongkaran.
Kondisi ini membuat para pedagang berharap adanya relokasi atau bantuan agar mereka tetap bisa melanjutkan usaha tanpa kehilangan mata pencaharian.
Keyword utama: pembongkaran pedagang Cibeber *(RED)



