LAMPUNG, INST-Media.id – Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Senin (24/8/2026) pukul 10.48 WIB. Erupsi memunculkan kolom abu setinggi sekitar 250 meter di atas puncak atau sekitar 407 meter di atas permukaan laut.
Berdasarkan laporan MAGMA-VEN dari Badan Geologi Kementerian ESDM, kolom abu erupsi Gunung Anak Krakatau teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal. Abu condong ke arah barat dan barat laut.
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 53 milimeter dan durasi sementara sekitar 50 detik. Saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung.
Penyusun laporan menyebut kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada pada Status Level III atau Siaga.
“Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” demikian keterangan dalam laporan MAGMA-VEN yang bersumber dari KESDM, Badan Geologi dan PVMBG.
Masyarakat, pengunjung dan wisatawan diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau maupun melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Imbauan tersebut dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.
Informasi aktivitas Gunung Anak Krakatau dipantau melalui Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau dan disampaikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). *(RED)



