CILEGON, INST-Media.id – Pelatihan digital marketing di Cilegon mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi untuk membuka peluang ekonomi tanpa harus memiliki toko atau menyimpan barang sendiri.
Pelatihan dan Sertifikasi Digital Marketing Affiliate tersebut dibuka di Aula Diskominfo Kota Cilegon, Selasa (6/10/2026). Program berlangsung selama empat hari hingga Jumat (9/10/2026), kemudian dilanjutkan ujian sertifikasi BNSP pada Sabtu (10/10/2026).
Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan perkembangan teknologi membuat aktivitas jual beli semakin mudah dilakukan.
“Kalau bicara mau jualan, mau dagang hari ini enggak perlu punya toko, enggak perlu punya lapak, enggak perlu punya barang juga. Cukup punya kemauan, cukup mau belajar, cukup mau bertindak,” kata Robinsar.
Menurutnya, kemampuan masyarakat perlu menyesuaikan perubahan pola ekonomi di era digital. Tidak hanya keterampilan teknis, kemampuan pemasaran, komunikasi dan penggunaan teknologi juga diperlukan.
“Kalau kita tetap menggunakan pola-pola yang konvensional, tinggal ditunggu harinya. Maka dari itu, kita hari ini harus mengikuti perkembangan zaman yang ada,” ujarnya.
Program tersebut mendapat antusiasme tinggi. Ketua Dewan Pendidikan Kota Cilegon Syaeful Bahri menyebut lebih dari 500 orang mendaftar, tetapi hanya 225 peserta yang dapat diterima karena keterbatasan ruang dan instruktur.
“Pelatihan digital marketing affiliate bukan sekadar belajar menjual produk. Lebih jauh, kita akan belajar bagaimana membaca peluang, bagaimana membangun kepercayaan, bagaimana membuat konten yang bernilai, dan bagaimana memanfaatkan teknologi,” kata Syaeful. *(RED)



