CILEGON, INST-Media.id – Wali Kota Cilegon Robinsar mengingatkan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bukan sekadar ajang mencari juara. Lebih dari itu, MTQ ke-25 tingkat Kota Cilegon harus menjadi momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Robinsar saat membuka MTQ ke-25 di Kecamatan Ciwandan, Jumat (6/11/2026) malam. Kegiatan ini diikuti delapan kafilah dari seluruh kecamatan di Kota Cilegon.
“MTQ ini bukan hanya ajang untuk mencari seorang pemenang, tetapi lebih dari itu menjadi momentum bagi kita untuk membumikan Al-Qur’an di Kota Cilegon,” ujar Robinsar.
Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik. Mereka juga diharapkan memahami dan menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Robinsar juga meminta dewan hakim memberikan penilaian secara objektif dan profesional. Peserta terbaik nantinya dipersiapkan untuk mewakili Kota Cilegon pada MTQ tingkat Provinsi Banten maupun nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-25, Rahmatullah, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti 346 peserta dari delapan kecamatan.
MTQ mempertandingkan 11 cabang dan 28 golongan. Perlombaan berlangsung pada 7–8 November 2026 dengan lokasi tersebar di 12 majelis di wilayah Kecamatan Ciwandan.
Sebanyak 92 dewan hakim disiapkan untuk melakukan penilaian, terdiri dari 83 orang dewan hakim penilai, enam pengawas, dan tiga koordinator.
Camat Ciwandan Agus Ariyadi mengatakan seluruh persiapan lokasi utama maupun majelis perlombaan telah dilakukan. Ia berharap kegiatan berlangsung lancar dan melahirkan peserta terbaik untuk membawa nama Cilegon di tingkat provinsi. *(RED)



