BANTEN, INST-Media.id – Sebuah kapal motor pengangkut puluhan nelayan mengalami kebakaran hebat di perairan Selat Sunda, tepatnya di sekitar Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Banten. Insiden tragis ini menyebabkan satu orang nelayan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian petugas.
Kapal motor bernama KM Inti Marina 7 diketahui membawa 31 orang nelayan saat kejadian berlangsung. Dari jumlah tersebut, 28 nelayan berhasil diselamatkan oleh tim gabungan dan dievakuasi ke dermaga Lanal Banten.
Proses evakuasi melibatkan petugas gabungan dari TNI Angkatan Laut melalui Lanal Banten, Basarnas, serta Polairud Polda Banten. Para korban selamat langsung mendapatkan penanganan awal setibanya di darat.
Kebakaran Berawal dari Ruang Mesin
Berdasarkan keterangan nahkoda kapal, Mugrianto, kebakaran bermula saat kapal berlayar dari perairan Muara Bambu, Jakarta, menuju perairan Panaitan untuk mencari ikan. Di tengah perjalanan, api tiba-tiba muncul dari bagian mesin kapal dan dengan cepat merambat ke seluruh badan kapal.
Kondisi tersebut membuat para nelayan panik dan terpaksa menceburkan diri ke laut untuk menyelamatkan nyawa. Api yang membesar menyebabkan kapal tidak dapat dikendalikan dan akhirnya terbakar hebat di tengah perairan.
Pencarian Dua Nelayan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian intensif terhadap dua nelayan yang dilaporkan hilang di sekitar lokasi kejadian. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area perairan Selat Sunda dengan harapan kedua korban segera ditemukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal nelayan yang beroperasi di perairan terbuka. Aparat mengimbau agar setiap kapal memastikan kondisi mesin dan kelengkapan keselamatan sebelum berlayar.



