Wednesday, May 6, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaBantenBupati Pandeglang Imbau Warga Rutin Cek Kesehatan Cegah Penyebaran TBC

Bupati Pandeglang Imbau Warga Rutin Cek Kesehatan Cegah Penyebaran TBC

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

PANDEGLANG, iNST-Media.id – Pada peringatan Tubercolusis (TBC) sedunia tingkat Kabupaten Pandeglang yang dipusatkan di Puskesmas Pulosari, Bupati Pandeglang Dewi Setiani mengimbau warga Pandeglang untuk rutin cek kesehatan ke puskesmas untu mencegah penyebaran Tuberkulosis (TBC).

“TBC itu bukan aib atau memalukan, jadi jangan malu untuk diobati karena kita punya target untuk menuntaskan kasus TBC,” hal tersebut diugkapkan Bupati R Dewi Setiani saat menghadiri acara peringatan TBC se-dunia tingkat Kabupaten di Puskesmas Pulosari, Senin (24/3).

Menurutnya, saat ini masyarakat masih beranggapan untuk memilih tidak memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas jika mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Jika semala 3-7 hari mengalami batuk, segera periksakan kesehatannya ke Puskesmas, pengobatannya gratis selama 6 bulan jika positif TBC,” ungkapnya.

Bupati Pandeglang
Bupati Pandeglang Hadiri Acara Peringatan TBC se-dunia tingkat Kabupaten di Puskesmas Pulosari. (Foto: Instagram)

Disampaikan Bupati Dewi dari 1,4 Juta Penduduk Kabupaten Pandeglang, kurang lebih terdapat 5.400 kasus TBC Ini menjadi sebuah target yang harus diselesesaikan.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Kita punya program Temukan Tuberkulosis, Obati Sampai Sembuh TBC di Indonesia atau TOSS TB, ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Dewi menyampaikan, kasus TBC itu bukan saja isu nasional melainkan isu dunia. Oleh sebab itu dikatakan Bupati Dewi, Presiden Indonesia dalam Asta Cita nya menekankan Cek Kesehatan Gratis (CGK).

“Penemuan kasus TBC harus dituntaskan, ayo bantu kami, sahabat, dan sodara kita jangan sungkan untuk memeriksakan kesehatan nya ke Puskesmas,” tandasnya.

Kepala Puskesmas Pulosari Neti Gunaeti mengatakan, pihak Puskesmas terus melakukan investigasi terhadap warga yang kontak dengan pasien TBC dan kontak serumah. Jika ditemukan, akan dilakukan pengobatan selama 6 bulan gratis dari Pemerintah.

“Kami lakukan kunjungan pasien setiap bulan ke rumah warga, nanti dilakukan skrining buat pelacakan kasus TBC, di wilayah Puskesmas kurang lebih ada 59 kasus, dan terduga kasus 1.200,” tandasnya. (Kha/Red)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular