LEBAK, iNST-Media.id – Tumpukan sampah yang makin menggunung di pinggir jalan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten bikin warga geram. Selain mengganggu pemandangan, bau busuk dan serbuan lalat membuat aktivitas warga terganggu. Mereka menuntut pemerintah segera turun tangan.
Pantauan di lokasi pada Senin (14/4/2025), terlihat limbah rumah tangga hingga sisa makanan dari warung berserakan begitu saja. Bahkan, truk dan kendaraan pengangkut keluar-masuk membuang sampah tanpa aturan jelas.
“Udah lama banget kayak gini. Bau menyengat, lalat di mana-mana. Nggak cuma warga sini, pengguna jalan juga terganggu,” ujar Cucum, warga Cihara.
Parahnya lagi, sampah yang dibuang ke area itu bukan hanya dari warga lokal. Seorang sopir pengangkut mengaku rutin membawa sampah dari luar daerah. “Saya buang dari Cisiih, bayar Rp300 ribu per bulan. Koordinasinya sama Pak JG, katanya ini sudah izin UPT juga,” ungkapnya.
Kepala UPT TPA Cihara, Ade Firdaus, mengakui pengelolaan sempat terganggu karena alat berat rusak. “Alat berat lagi diperbaiki, sudah semingguan lebih. Tapi kami tetap pakai alat aktif yang tersedia agar sampah tetap bisa ditangani,” jelasnya.
Warga berharap ada solusi permanen, bukan sekadar tambal sulam. “Kalau terus dibiarkan, ini bisa jadi sumber penyakit. Pemerintah harus serius,” tegas Cucum.
Sebelumnya, Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan sempat menjanjikan perbaikan total TPA Cihara, termasuk kolaborasi dengan lima kecamatan dan program daur ulang. Tapi hingga kini, tumpukan sampah masih jadi pemandangan harian. *(EMN/RED)



