PANDEGLANG, INST-Media.id – Jalanan menuju Pantai Carita yang biasanya ramai wisatawan kini berubah jadi jalur sibuk truk batubara. Sejak libur panjang kemarin, ratusan truk tronton pengangkut batubara menuju PLTU Banten 2 Labuan terus lalu-lalang, bikin warga dan pengunjung resah.
“Hari libur malah berisik dan debuan. Motoran aja takut kesambar truk,” keluh Juli, warga Carita, Rabu (4/6/2025).
Truk-truk itu lewat setiap hari, bahkan saat jalan dipenuhi wisatawan yang mau menikmati pantai. Tak sedikit yang mengeluhkan polusi debu, kerusakan jalan, sampai potensi kecelakaan karena batubara yang jatuh di jalan.
Pihak PLTU pun buka suara. “Cuaca laut saat ini kurang mendukung, jadi pengiriman batubara kami alihkan ke jalur darat,” ujar Sofiyudin Aziz dari PLTU Banten 2 Labuan.
Menurutnya, jalur laut berbahaya karena ombak tinggi yang menghambat kapal tongkang bersandar.
Ironisnya, saat PLTU harus mengalihkan jalur, nelayan justru panen ikan.
“Lagi bagus cuacanya, ikan teri banyak. Alhamdulillah rezeki,” kata Sukma, nelayan lokal.
Kini warga berharap ada solusi cepat, karena jalan rusak dan debu batubara jelas mengganggu aktivitas warga dan wisatawan yang datang ke Carita. *(RED)



