LEBAK, INST-Media.id – Demi membentuk karakter siswa yang lebih disiplin dan bertanggung jawab, SMK Mulia Hati Insani di Kabupaten Lebak, Banten, menggelar pelatihan khusus bagi siswa-siswa yang dinilai bermasalah. Total ada 54 siswa yang ikut dalam kegiatan ini, mulai dari yang suka bolos hingga sering melanggar aturan sekolah.
Selama lima hari, para siswa ini tinggal bersama dan mengikuti berbagai kegiatan seperti bangun subuh, senam pagi, baris-berbaris, penguatan mental, pembinaan rohani, hingga motivasi dari para pembimbing. Tujuannya jelas: agar mereka lebih tertib dan punya semangat baru untuk berubah ke arah yang lebih baik.
Acep Mukti, Kepala Yayasan Mulia Hati Insani, menyebut program ini adalah bentuk kepedulian sekolah terhadap siswa yang butuh perhatian lebih. “Kami ingin mereka punya masa depan yang cerah, bukan malah tenggelam dalam kenakalan remaja,” ujarnya, Selasa (8/7/2025).
Salah satu orang tua siswa, Yusuf, sangat mendukung program ini. Ia berharap anaknya bisa kembali semangat belajar dan tidak lagi malas sekolah. “Biasanya susah bangun pagi, sekarang malah semangat bangun lebih dulu,” katanya sambil tersenyum.
Dinas Pendidikan Wilayah Lebak pun menyambut baik inisiatif sekolah. Gugun Nugraha, Kepala KCD Dindikbud Banten, menilai pelatihan semacam ini perlu dijadikan contoh untuk sekolah lain. “Kalau mereka terbiasa disiplin dari sekolah, nanti saat kerja juga siap bersaing,” ujarnya.
Dengan metode yang menyenangkan tapi tetap tegas, sekolah berharap pelatihan ini bisa membentuk siswa jadi pribadi yang lebih positif dan siap menghadapi tantangan hidup. *(RED)



