CILEGON, INST-Media.id – Ratusan warga tampak berbondong-bondong mendatangi lokasi pengobatan gratis yang digelar dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di kawasan Indah Kiat, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Rabu (22/04/2026). Sejak pagi hari, antrean warga sudah memadati area pelayanan kesehatan yang disediakan oleh Kodim 0623/Cilegon.
Kegiatan pengobatan gratis ini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan. Warga dari berbagai kelurahan di sekitar Pulomerak datang dengan harapan dapat memeriksakan kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Mayoritas warga mengeluhkan berbagai penyakit, mulai dari meriang berkepanjangan, nyeri otot, hingga penyakit kronis seperti diabetes. Tenaga medis yang bertugas tampak sigap melayani warga, mulai dari pemeriksaan awal, konsultasi, hingga pemberian obat sesuai diagnosis.
Salah satu warga, Nyunah, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. “Saya sudah lama merasakan meriang, tapi belum sempat berobat karena keterbatasan biaya. Alhamdulillah ada pengobatan gratis ini, jadi bisa periksa,” ujarnya.
Program pengobatan gratis ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan TMMD ke-128 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kesehatan masyarakat. Melalui program ini, TNI berupaya meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD ke-128 berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Selama periode tersebut, berbagai kegiatan akan digelar, baik fisik maupun nonfisik.
Untuk kegiatan fisik, di antaranya pembukaan jalan sepanjang 2,8 kilometer, pemadatan jalan 1,8 kilometer, serta pembangunan saluran air sepanjang 80 meter di Lingkungan Langon, Kelurahan Mekarsari. Selain itu, juga dilakukan perbaikan 10 unit rumah tidak layak huni, pembangunan pipanisasi sepanjang 1 kilometer, pembuatan fasilitas MCK, perbaikan sarana ibadah, serta pembangunan 10 unit sumur bor.
“Di sektor nonfisik, TMMD juga menghadirkan berbagai layanan dan edukasi kepada masyarakat, seperti pendataan akta kelahiran, operasi katarak, penyuluhan kesehatan, serta sosialisasi program pemerintah pusat dan daerah,” ujar Imam.
Tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa program ini sangat dibutuhkan dan memberikan dampak nyata. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. *(RED)



