CILEGON, INST-Media.id – Suasana Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon pada Jumat (15/8/2025) mendadak ricuh. Sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon melakukan aksi protes saat Ketua DPRD, Rizki Khairul Ichwan, membuka sidang untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.
Aksi tersebut sontak membuat rapat terhenti. Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPRD bersama Satpol PP langsung mengamankan mahasiswa dan mengusir mereka keluar gedung.
Mahasiswa menilai Pemkot Cilegon terlalu fokus mengundang investasi dan melupakan masalah kemiskinan yang masih stagnan. Mereka menuntut agar wakil rakyat membuka mata terhadap kondisi riil di tengah masyarakat.
“Kemiskinan di Cilegon masih tinggi meski nilai investasi industri mencapai Rp119,1 triliun. Di usia kemerdekaan RI ke-80, Cilegon belum benar-benar merdeka dari kemiskinan,” kata Ketua HMI Cilegon, Rizki Andika.
Dari data Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), angka kemiskinan di Kota Cilegon tercatat 24,93 persen. Angka ini tak kunjung turun meski geliat industri terus meningkat.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, menyampaikan,
“Kami akan menampung semua aspirasi mahasiswa. Namun, penyampaian pendapat sebaiknya dilakukan sesuai prosedur dan menjaga ketertiban sidang,” tegasnya. *(RED)



