JAKARTA, INST-Media.id – Kasus penculikan dan pembunuhan terhadap Mohamad Ilham Pradipta (37), Kepala Sub Cabang (Kacab) sebuah bank BUMN di Jakarta Pusat, terus menjadi sorotan publik.
Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa Dwi Hartono, seorang motivator sekaligus pengusaha bimbingan belajar online, diduga menjadi dalang di balik kejahatan ini.
Penangkapan Dwi Hartono dan Para Pelaku Lain
Dwi Hartono ditangkap tanpa perlawanan di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/8/2025) malam. Selain dirinya, polisi juga meringkus dua pelaku lain berinisial YJ dan AA di lokasi terpisah. Sehari kemudian, tersangka C diamankan di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Secara keseluruhan, 15 tersangka telah ditangkap. Enam di antaranya diamankan oleh Subdit Resmob, sementara sisanya oleh Subdit Jatanras. Polisi masih mendalami peran tujuh tersangka lainnya yang diduga terlibat dalam jaringan kejahatan ini.
Kronologi Singkat Kasus
- 16 Agustus 2025: Korban Mohamad Ilham Pradipta dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah tidak dapat dihubungi.
- 18 Agustus 2025: Polisi menemukan petunjuk awal terkait keberadaan korban melalui rekaman CCTV dan jejak komunikasi.
- 21 Agustus 2025: Jenazah korban ditemukan di wilayah perbatasan Jakarta–Bekasi, diduga sudah meninggal beberapa hari sebelumnya.
- 23 Agustus 2025: Polisi berhasil menangkap Dwi Hartono di Solo, disusul dua tersangka lain.
- 24 Agustus 2025: Satu pelaku tambahan ditangkap di Pantai Indah Kapuk. Hingga kini, total 15 tersangka berhasil diamankan.
Motif Masih Didalami Polisi
Penyidik menduga adanya motif ekonomi dan perselisihan bisnis yang melatarbelakangi kejahatan ini. Polisi juga tengah menelusuri aliran dana yang mengaitkan para tersangka, termasuk peran Dwi Hartono sebagai otak perencana.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menegaskan bahwa penyidikan terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru.



