JOHOR BAHRU, INST-Media.id – Tiga nelayan asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, selamat setelah kapal kayu yang mereka tumpangi pecah dan tenggelam di perairan Tokong Hiu, Malaysia. Ketiganya sempat terapung di laut selama tiga jam sebelum akhirnya diselamatkan kapal berbendera Malaysia.
Insiden terjadi pada Kamis (7/8/2025) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Kapal tradisional bernama KM Berkah yang dinakhodai Pandi bersama dua ABK, Aneil Ferdian Syah dan Mujahidin, berangkat dari Pelabuhan Ranggam untuk menjaring ikan. Namun, cuaca buruk membuat lambung kapal pecah hingga tenggelam pukul 06.00 WIB.
“Para nelayan sempat terapung tiga jam dan terbawa arus hingga memasuki perairan Malaysia sebelum diselamatkan tug boat Ace Star sekitar pukul 07.30 waktu setempat,” ungkap Pelaksana Fungsi Konsuler 3 KJRI Johor Bahru, Dhania Afini Lestari, Kamis (18/9/2025).
Ketiga nelayan sempat diperiksa Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) selama satu minggu. Hasil penyelidikan menyatakan insiden ini murni kecelakaan laut tanpa pelanggaran hukum.
KJRI Johor Bahru kemudian menempatkan ketiga WNI di rumah perlindungan dan memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia. Pada Jumat (19/9/2025), mereka dipulangkan melalui Terminal Ferry Puteri Harbour, Johor, menuju Tanjung Balai Karimun menggunakan MV Putri Anggreni 01.
“Kami memastikan perlindungan maksimal bagi WNI di luar negeri, terutama dalam keadaan darurat,” tegas Dhania. *(RED)



