JAKARTA, NS-Media.id – Claypot semur sapi menjadi salah satu hidangan khas Indonesia yang kini kembali naik daun. Dengan aroma rempah yang kuat dan daging sapi empuk berpadu dengan kuah kecap yang gurih manis.
Menu ini cocok disajikan untuk makan siang ataupun makan malam bersama keluarga. Apalagi jika dimasak menggunakan claypot (panci tanah liat), cita rasa semurnya menjadi lebih pekat dan aromanya semakin menggoda.
Kunci utama dari resep claypot semur sapi terletak pada pemilihan bahan dan cara memasaknya. Daging sapi yang digunakan sebaiknya bagian sengkel atau has dalam agar teksturnya empuk setelah dimasak lama.
Selain itu, bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, pala, kayu manis, dan cengkih wajib ada untuk menghasilkan aroma khas semur tradisional.
Memasak dengan claypot membuat panas lebih merata dan menahan aroma rempah agar tidak mudah menguap. Hasilnya, semur sapi terasa lebih kaya rasa dan lembut hingga ke dalam serat daging.
Bahan utama:
- 500 gram daging sapi (sengkel atau has dalam), potong dadu sedang
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdm kecap asin
- ½ sdt pala bubuk
- 2 batang kayu manis
- 3 butir cengkih
- 2 lembar daun salam
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 400 ml air
- 2 sdm minyak goreng untuk menumis
- Garam, gula, dan lada secukupnya
Bumbu halus:
- 6 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 butir kemiri sangrai
- ½ sdt merica butir
Cara Membuat Claypot Semur Sapi
- Tumis bumbu halus bersama daun salam, lengkuas, kayu manis, dan cengkih hingga harum.
- Masukkan potongan daging sapi, aduk hingga berubah warna.
- Tuang kecap manis, kecap asin, garam, dan gula secukupnya. Aduk rata hingga bumbu meresap.
- Tambahkan air, lalu tutup claypot dan masak dengan api kecil selama 45–60 menit hingga daging empuk dan kuah mengental.
- Koreksi rasa, angkat, dan sajikan hangat.
Untuk hasil maksimal, biarkan semur sedikit beristirahat di claypot sebelum disajikan. Hal ini membuat bumbu semakin meresap dan aroma semakin kuat.



