MERAK, INST-Media.id – Akses menuju Terminal Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, tersendat akibat kemacetan parah pada Minggu (21/12/2025). Antrean kendaraan mencapai lebih dari tiga kilometer dan membuat banyak penumpang ferry mengeluh serta resah.
Kemacetan terjadi sejak sore hari dan melibatkan kendaraan pribadi, bus, hingga truk besar. Akibatnya, sejumlah calon penumpang terlambat tiba di pelabuhan dan khawatir tidak bisa menggunakan tiket kapal yang telah dibeli.
Salah seorang penumpang ferry, Zulfan, mengaku harus bertahan di tengah kemacetan selama hampir dua jam.
“Macetnya lama sekali, hampir dua jam. Saya khawatir tidak keburu masuk kapal,” katanya.
Diduga, kemacetan dipicu oleh masih banyaknya sopir truk dan trailer yang mencoba masuk ke Pelabuhan Merak, meski pemerintah telah memberlakukan pengalihan arus selama periode Natal dan Tahun Baru.
Melalui kebijakan SKB 3 Menteri, kendaraan truk dan sepeda motor seharusnya dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan, BBJ, dan KBS sejak 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Namun, sebagian sopir tetap memilih Merak karena dianggap lebih dekat dan efisien.
Situasi ini membuat lalu lintas menuju pelabuhan kerap macet dan memicu ketidaknyamanan penumpang. Warga berharap pengawasan diperketat agar kemacetan serupa tidak terus berulang, terutama saat arus libur Nataru. *(RED)



