CILEGON, INST-Media.id – Sampah kini bernilai ekonomi bagi pelajar di Kota Cilegon. Melalui program Kolase (Ekonomi Sirkular di Sekolah), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menargetkan 120 sekolah menerapkan pengelolaan sampah berbasis tabungan sepanjang 2026.
Kepala DLH Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, mengatakan perluasan program ini merupakan arahan langsung Wali Kota Cilegon Robinsar setelah tahap awal menunjukkan hasil positif.
“Kolase tidak hanya soal lingkungan, tapi juga membentuk kebiasaan menabung sejak dini,” kata Sabri.
Program ini melibatkan kolaborasi DLH, PT Chandra Asri, bank sampah, dan perbankan. Sampah yang dikumpulkan siswa ditimbang dan dikonversi menjadi saldo tabungan.
Pada tahap awal, sebanyak 35 ribu orang telah teredukasi dengan nilai sampah mencapai Rp37 juta. Program ini diterapkan mulai SD hingga SMA.* (RED)



