PANDEGLANG, INST-Media.id – Jalan rusak dan berlubang di Kabupaten Pandeglang kembali menelan korban jiwa. Seorang pelajar SDN 1 Pandeglang, Khairi, meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya tergelincir saat menghindari lubang.
Kecelakaan terjadi di Kampung Gardu Tanjak. Korban dibonceng ojek sepulang sekolah. Saat melintas, pengendara kehilangan kendali karena kondisi jalan rusak, hingga korban terpental dan tewas di tempat.
Warga setempat mengaku khawatir melintasi jalur tersebut. “Lubangnya banyak sekali. Kami takut jatuh, apalagi malam atau hujan,” kata Samsul, warga Pandeglang, Sabtu (31/1/2026).
Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma menilai kerusakan jalan dipicu drainase buruk, kualitas pekerjaan rendah, hingga lemahnya pengawasan proyek.
“Kalau dirugikan, masyarakat bisa class action. Kontraktor yang lalai harus diproses hukum,” ujarnya.
Kasus ini menambah daftar panjang kecelakaan akibat infrastruktur jalan rusak. Warga mendesak perbaikan segera agar tidak ada lagi korban jiwa. *(RED)



