BANTEN, INST-Media.id – Aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga) berdasarkan laporan pengamatan periode Rabu (15/7/2026) pukul 00.00–06.00 WIB. Pada periode tersebut, petugas mencatat adanya dua kali gempa vulkanik dangkal, sementara masyarakat dan wisatawan tetap diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, cuaca di sekitar gunung terpantau berawan dengan angin bertiup lemah ke arah barat daya dan barat. Secara visual, asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal terlihat membumbung setinggi 10–50 meter di atas puncak kawah.
Selain itu, aktivitas kegempaan didominasi dua kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 29–32 mm dan durasi 9–13 detik. Tremor menerus (microtremor) juga terekam dengan amplitudo 1–20 mm, dominan 10 mm. Kondisi ombak laut dilaporkan tenang.
Penyusun laporan Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, Deny Mardiono, A.Md., menyatakan, “Masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.”
Rekomendasi tersebut tetap diberlakukan mengingat status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat di sekitar Selat Sunda diimbau tetap tenang, namun terus mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan Badan Geologi terkait perkembangan aktivitas gunung api tersebut.*(RED)



