CILEGON, INST-Media.id – Ratusan karyawan PT Krakatau Osaka Steel (KOS) di Cilegon harus menerima kenyataan pahit setelah mengalami PHK massal akibat perusahaan berhenti beroperasi. Momen perpisahan yang penuh haru pun tak terhindarkan saat para pekerja meninggalkan tempat kerja mereka.
Penutupan perusahaan pengolahan baja tersebut disebut karena tidak mampu bertahan di tengah kondisi industri. Sejak 30 April 2026, aktivitas produksi di pabrik resmi dihentikan dan mesin-mesin tidak lagi beroperasi.
Dalam suasana emosional, manajemen perusahaan, termasuk perwakilan dari Jepang, menyampaikan salam perpisahan kepada para karyawan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka selama bekerja.
Sejumlah sopir truk yang biasa beroperasi di kawasan pabrik juga terlihat antre untuk mengambil sisa barang. Salah seorang sopir, Ari, mengaku tidak mengetahui pasti penyebab penutupan perusahaan, namun berharap aktivitas industri dapat kembali berjalan.
“Kalau pabrik tutup, kami juga kehilangan pekerjaan,” ujarnya.
PHK massal ini tidak hanya berdampak pada karyawan, tetapi juga pekerja pendukung lainnya yang bergantung pada aktivitas industri tersebut.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata tantangan sektor industri di Cilegon yang tengah menghadapi tekanan, sekaligus memicu kekhawatiran akan bertambahnya angka pengangguran. *(RED)



