MERAK, INST-Media.id – Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Level III (Siaga) dipastikan tidak mengganggu operasional kapal ferry di lintasan Merak-Bakauheni. Meski demikian, kapal diminta tidak mendekati kawasan gunung dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono, mengatakan hingga saat ini aktivitas pelayaran kapal Ro-Ro di Selat Sunda masih berjalan normal meski erupsi dan aktivitas vulkanik masih terus terjadi.
“Untuk saat ini aktivitas pelayaran masih aman. Namun kami mengimbau seluruh pengguna jasa pelayaran agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer sesuai rekomendasi yang berlaku,” ujar Deny.
Ia menjelaskan, abu vulkanik yang keluar saat erupsi sangat bergantung pada arah angin. Karena itu, pemantauan dilakukan secara terus-menerus untuk memastikan keselamatan pelayaran maupun aktivitas masyarakat di sekitar Selat Sunda.
Deny menambahkan, hingga kini kawasan wisata di sekitar Selat Sunda juga masih relatif aman dikunjungi. Namun masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan tidak mengabaikan rekomendasi yang telah dikeluarkan.
Pantauan di Pelabuhan Merak menunjukkan aktivitas penyeberangan berlangsung normal. Kapal Ro-Ro tetap melayani penumpang dan kendaraan tanpa gangguan akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. *(RED)



