JAKARTA, INST-Media.id – Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan dunia setelah membawa Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Di usia 41 tahun, kapten Selecao das Quinas itu masih tampil bugar dan kompetitif, membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk bersaing di level tertinggi sepak bola.
Portugal memastikan tiket ke fase gugur usai menundukkan Kroasia 2-1 di Toronto Stadium, Kanada, Jumat (3/7/2026). Ronaldo turut menyumbang satu gol melalui titik penalti pada menit ke-66 setelah gol sebelumnya dianulir VAR. Kemenangan Portugal kemudian dipastikan lewat gol Goncalo Ramos pada masa injury time.
Di balik penampilan impresif tersebut, Ronaldo dikenal memiliki gaya hidup yang sangat disiplin. Mantan koki pribadinya, Giorgio Barone, mengungkapkan bahwa CR7 menjalani pola makan tinggi protein dan menghindari gula, makanan cepat saji, serta minuman bersoda.
Setiap hari, Ronaldo mengonsumsi makanan dalam porsi kecil hingga enam kali untuk menjaga energi dan metabolisme tubuh. Menu favoritnya antara lain ayam, ikan, telur, sayuran, buah-buahan, nasi merah, dan quinoa.
Tak hanya menjaga asupan makanan, Ronaldo juga memberi perhatian besar terhadap kualitas istirahat. Ia menerapkan pola tidur khusus yang dikembangkan pakar tidur olahraga Nick Littlehales, termasuk membatasi penggunaan ponsel dan perangkat elektronik sebelum tidur agar kualitas istirahat tetap optimal.
Rutinitas latihan pun menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kesehariannya. Selain berlatih bersama tim, Ronaldo tetap melakukan latihan kekuatan, kardio, hingga pilates di rumah untuk menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh.
Disiplin tersebut juga dipengaruhi pengalaman pribadinya. Setelah kehilangan sang ayah akibat komplikasi yang berkaitan dengan alkohol, Ronaldo memilih menjalani hidup tanpa alkohol maupun rokok. Ia bahkan tidak membuat tato di tubuhnya agar dapat rutin mendonorkan darah.
Konsistensi menjaga pola hidup sehat itulah yang membuat Cristiano Ronaldo masih mampu bersaing di panggung sepak bola dunia, sekaligus menjadi inspirasi bahwa prestasi besar lahir dari kedisiplinan yang dijaga setiap hari. *(DOD/RED)



