BANTEN, INST-Media.id – Aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah aktif dalam radius 3 kilometer karena potensi bahaya masih ada.
Berdasarkan laporan pengamatan periode Selasa (14/7/2026) pukul 00.00–06.00 WIB, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang setinggi 20–50 meter di atas puncak. Cuaca di sekitar gunung berawan dengan angin bertiup lemah ke arah barat.
Dari hasil pemantauan kegempaan, tercatat satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 15 mm berdurasi 26 detik, serta dua kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 8–10 mm dan durasi 10–12 detik. Tremor menerus juga masih terekam dengan amplitudo 1–6 mm, didominasi 2 mm.
Penyusun laporan PVMBG, Anggi Nuryo Saputro, A.Md., menyampaikan bahwa status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih Level III (Siaga).
“Masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif,” tulis Anggi Nuryo Saputro dalam laporan resmi PVMBG, Selasa (14/7/2026).
Selain itu, kondisi ombak laut di sekitar Gunung Anak Krakatau dilaporkan dalam keadaan tenang. Meski demikian, masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan Badan Geologi terkait perkembangan aktivitas vulkanik gunung tersebut. *(RED)



