BANTEN, INST-Media.id – Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih berada pada Level III (Siaga). Dalam periode pengamatan Minggu (12/7/2026) pukul 06.00–12.00 WIB, Pos Pengamatan PVMBG mencatat 16 gempa vulkanik yang menandakan aktivitas gunung api masih berlangsung.
Berdasarkan laporan PVMBG, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis. Asap kawah berwarna putih hingga kelabu teramati dengan intensitas tipis sampai tebal, membumbung setinggi 20–100 meter di atas puncak.
Selama enam jam pengamatan, tercatat 11 kali gempa hembusan dan lima kali gempa hybrid atau fase banyak. Selain itu, tremor menerus masih terekam dengan amplitudo 2–15 mm dengan amplitudo dominan 8 mm.
Penyusun laporan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Rioboniek Situmorang, menyampaikan status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.
“Masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif,” tulis Rioboniek dalam laporan resmi PVMBG.
PVMBG juga melaporkan kondisi cuaca di sekitar gunung cerah hingga berawan dengan angin bertiup lemah ke arah barat laut. Sementara kondisi laut terpantau tenang sehingga pemantauan visual dapat dilakukan dengan baik.
Masyarakat diimbau tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. *(RED)



