BANTEN, INST-Media.id – Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih berada pada Level III (Siaga). Berdasarkan laporan terbaru Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau periode Sabtu (11/7/2026) pukul 00.00–06.00 WIB, masyarakat dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Penyusun laporan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Anggi Nuryo Saputro, menyebutkan secara visual gunung tampak jelas hingga tertutup kabut tipis. Asap kawah berwarna putih hingga kelabu teramati dengan intensitas sedang sampai tebal, mencapai ketinggian 20 hingga 100 meter di atas puncak.
“Masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif,” tulis Anggi Nuryo Saputro dalam laporan aktivitas gunung api.
Dari sisi kegempaan, selama enam jam pengamatan tercatat dua kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 15–19 milimeter dan satu gempa tektonik jauh berdurasi 49 detik. Sementara tremor menerus masih terekam dengan amplitudo dominan 2 milimeter.
Meski aktivitas vulkanik masih berlangsung, kondisi cuaca di sekitar gunung dilaporkan cerah hingga berawan dengan angin bertiup lemah ke arah barat laut. Ombak laut juga dilaporkan dalam kondisi tenang.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat tetap mengikuti rekomendasi resmi dan tidak mendekati kawasan berbahaya hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. *(RED)



