CILEGON, INST-Media.id – Ketua Paguyuban Wirausaha Cilegon (PAWON), Iim Ibrohim, mengusulkan agar peserta atau pelaku usaha yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Cilegon diprioritaskan bagi warga asli Kota Cilegon. Usulan tersebut disampaikan menyusul tingginya antusiasme masyarakat dan besarnya potensi ekonomi yang tercipta di kawasan CFD.
Menurut Iim, syarat utama bagi peserta yang ingin berjualan di CFD adalah memiliki identitas sebagai warga resmi Kota Cilegon. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan ruang usaha yang lebih luas bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan pendapatan.
“Harapan kami, peserta yang berjualan di CFD merupakan warga asli Kota Cilegon. Dengan begitu, manfaat ekonomi dari kegiatan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat Cilegon,” ujar Iim Ibrohim saat Car Free Day, Minggu (12/7/2026).
Ia menyebutkan, setiap pelaksanaan CFD selalu dipadati ribuan pengunjung. Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan berbagai produk kuliner maupun hasil usaha lainnya.
PAWON yang memiliki ratusan anggota juga berharap pemerintah dapat terus mendukung pengembangan kawasan CFD sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus ruang publik yang nyaman bagi keluarga.
Selain menjadi lokasi olahraga dan rekreasi, CFD dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian warga melalui aktivitas perdagangan yang semakin ramai dari pekan ke pekan. *(RED)



