CILEGON, INST-Media.id – Paguyuban Wirausaha Cilegon (Pawon) memasuki usia ke-12 tahun dengan membawa cerita panjang perjuangan pelaku UMKM. Dari terpukul pandemi hingga kembali beraktivitas di CFD, Pawon terus mendorong pedagang agar bertahan dan berkembang.
Pawon genap berusia 12 tahun pada 14 September 2026. Momen tersebut diperingati secara sederhana melalui makan bersama anggota dan sejumlah mitra di kawasan CFD Krakatau Junction, Minggu (20/9/2026).
Ketua Pawon Iim Ibrahim mengatakan, perjalanan komunitas selama 12 tahun tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar terjadi saat pandemi Covid-19 ketika pedagang tidak dapat berjualan di CFD maupun lingkungan sekolah.
“Banyak anggota kita yang terdampak karena tidak bisa jualan di CFD, tidak bisa jualan di sekolah. Saat itu kami berusaha mengikuti kebijakan pemerintah kota,” ujar Iim.
Menurutnya, ketika kondisi mulai membaik, pedagang kembali mendapat ruang untuk beraktivitas dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku.
Selain membantu keberlangsungan usaha, Pawon juga mendorong anggota memperhatikan kebersihan, keamanan dan ketertiban saat berjualan di CFD.
Pawon turut mendorong anggota menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran sekitar Rp16.800 per bulan. Program yang sebelumnya mencakup sekitar 500 anggota tersebut kini memiliki sekitar 150 hingga 200 peserta aktif.
Pawon juga bekerja sama dengan Baznas dan BPUB dalam program tabungan kurban serta ikut mendorong pengelolaan fasilitas UMKM di kawasan Lingkar Selatan.
Iim berharap CFD terus berjalan dan menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.
“Harapan saya CFD tetap berjalan seterusnya. Kami sebagai pengelola akan menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan,” katanya. *(RED)



