CILEGON, INST-Media.id – Aktivitas stone crusher di Lebakgede, Pulomerak, Cilegon, dikeluhkan warga karena menimbulkan debu dan suara bising. Lokasi pabrik pemecah batu tersebut disebut berada dekat dengan permukiman dan bangunan sekolah dasar.
Keluhan datang dari warga Lingkungan Sekong RT 01/RW 02 serta lingkungan Kepindis dan Pulorida. Mereka mengaku aktivitas pengolahan batu menjadi pasir, pasir debu dan kerikil cukup mengganggu, terutama pada siang hari.
Debu yang beterbangan juga disebut masuk ke sekitar rumah warga. Bahkan, sebagian warga memilih mengangkat jemuran pakaian sebelum aktivitas pabrik dimulai untuk menghindari debu menempel.
Seorang warga terdampak, Cholidin, mengatakan keberadaan pabrik dan stone crusher cukup mengganggu karena lokasinya berdekatan dengan sekolah.
“Pabrik dan stone crusher sangat mengganggu dan dekat dengan sekolah,” ujar Cholidin.
Ketua RW setempat, Sahlani, juga membenarkan bahwa lokasi pabrik batu berada tidak jauh dari sekolah.
Warga berharap aktivitas pemecahan batu dan pertambangan dapat ditata agar jaraknya tidak terlalu dekat dengan permukiman. Mereka mengkhawatirkan debu dan kebisingan berdampak terhadap kenyamanan warga serta aktivitas belajar siswa.
Dalam laporan warga, jarak antara lokasi pabrik dengan sekolah dan permukiman disebut sekitar 20 meter.
Keluhan tersebut menjadi perhatian warga karena aktivitas tambang dan stone crusher disebut sudah berlangsung cukup lama. *(RED)



