Pandeglang, iNst Media – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Pandeglang menggelar Rakor Koordinasi TPPS tahun 2024 bertempat di Hotel S,rizki, Kamis (7/3/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala DP2KBPЗА Kabupaten Pandeglang Achmad Saepudin mengatakan sebagai upaya percepatan penurunan stunting, Pemerintah daerah fokus pada sepuluh desa yang menjadi lokus percepatan penurunan stunting, “katanya.
la mengungkapkan angka stunting di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2022 turun menjadi 29,4 persen, dan kami mengharapkan tahun 2023 bisa menurun sebesar 6 persen menjadi 23,4 persen, akan tetapi hasil tersebut masih menunggu launching hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang sampai saat ini belum ada, sedangkan jika melihat untuk target nasional tahun 2024 sebesar 14 persen, semoga kita dapat mencapai target sesuai yang diharapkan, “ungkapnya.
la mengungkapkan sebagai upaya percepatan penurunan stunting banyak beberapa program kerja diantaranya peningkatan kapasitas kader dengan memberikan pelatihan terhadap Tim Pendamping Keluarga (TPK) tentang edukasi terhadap sasaran pendampingan kepada calon pengantin, Ibu hamil, Baduta dan Balita, “ungkapnya.
Selain itu,pemberian makanan tambahan bergizi dan seimbang, kegiatan ini dilakukan terhadap Ibu hamil dan balita stunting di sepuluh yang menjadi lokus stunting, sosialisasi dan edukasi, pembentukan Tim TPPS dari tingkat Kabupaten sampai tingkat desa dan kegiatan-kegiatan lainya yang dilaksanakan oleh OPD maupun bantuan dari pihak swasta, “terangnya.
la berharap kegiatan Rakor TPPS ini tujuan untuk pencegahan dan upaya penurunan stunting di Kabupaten Pandeglang tahun 2024 dapat menurun lebih signifikan lagi, sesuai dengan target yang telah ditetapkan baik terget tingkat Provinsi Banten maupun tingkat nasional, “harapnya.
Sementara itu, Sekretaris daerah Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengatakan upaya untuk percepatan penurunan stunting, tidak bisa diselesaikan oleh salah satu pihak saja, akan tetapi membutuhkan komitmen dan kerja bersama semua pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat,” katanya. (Rekha)



