CILEGON, iNST-Media.id – PT Pelabuhan Cilegon Mandiri atau PT PCM tengah melakukan ekspansi usaha ke Jawa Timur.
Dimana di Jawa Timur, 3 perusahaan dengan salah satunya PT PCM, telah melakukan MoU dengan untuk melakukan survey seismic.
Pekerjaan ini akan menambah PAD untuk Pemkot Cilegon, dimana survey seismic yang akan melibatkan PT PCM ini akan menyumbang pendapatan hingga Rp15 miliar.
Dirut PT PCM Muhammad Willy mengatakan, 3 perusahaan tersebut adalah PT PCM, PT PVT dan PT MGS.
PT PVT adalah salah satu BUMN yang bergerak di bidang logistik, sementara PT MGS merupakan salah satu perusahaan swasta.
“Kami akan bekerja sama dengan dua perusahaan ini untuk melakukan kegiatan survey seismic,” kata Willy ditemui di salah satu restoran di Kota Cilegon.
Menurut Willy, didapatnya kegiatan ini oleh PT PCM bisa diibaratkan bagaikan tertipa durian runtuh.
Sebab menurut Willy, tidak sembarangan perusahaan pandu tunda bisa mendapatkan kerja sama ini.
“Untuk yang satu ini, saya akui sebagai sebuah keberuntungan. Sebab tidak sembarangan perusahaan bisa mendapatkan kerja sama ini,” jelasnya.
Willy menjelaskan, kegiatan survey seismic ini membutuhkan tiga kapal tunda, dimana tiga kapal tunda ini akan menjadi marine advisory dan tug assist.
“Pada kegiatan ini, kami jadi marine advisory dan tug assist-nya,” jelasnya.
Di setiap melakukan survey, lanjut Willy, itu akan membutuhkan waktu kurang lebih 4 bulan.
Setelah selesai pekerjaan, maka PT PCM akan mendapatkan bayaran hingga Rp15 milir dari 1 kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan di pekerjaan-pekerjaan berikutnya, PT PCM akan terus digaet untuk melakukan survey seismic,” harapnya.
“Apalagi sekarang ini reputasi PT PCM sedang baik di mata nasional,” tambahnya.(Quy/red)



