CILEGON, iNST-Media.id – Ketua DPD PKS Kota Cilegon Amal Irfanuddin ungkapkan syarat untuk berkoalisi dengan PKS.
Syarat tersebut terbilang wajib jika ada partai yang ingin berkoalisi dengan PKS
Karenanya, jangan berharap PKS akan tertarik untuk berkoalisi, jika syarat tersebut tidak dipenuhi.
Saat ini PKS merupakan partai yang masih diperhitungkan di Kota Cilegon.
Ini mengingat PKS memiliki puluhan ribu kader militan yang siap memenangkan Pilkada Kota Cilegon 2024.
Kabarnya, kekuatan PKS akan sangat menonjol jika jumlah pasangan calon yang maju pada Pilkada Kota Cilegon 2024 nanti sebanyak 3 calon atau lebih.
Karenanya, PKS yang juga partai incumbent di kota baja akan banyak peminatnya.
Ditemui di Gedung DPRD Kota Cilegon, Senin (29/4/2024), Amal Irfanuddin mengatakan jika pihaknya belum melakukan komunikasi politik secara resmi dengan partai lain.
Kata dia, saat ini tengah fokus dengan pemilihan kader yang akan maju pada Pilkada Kota Cilegon 2024.
“Kalau komunikasi politik belum, masih seputar mencari sosok dari kader internal,” katanya.
Menurut Amal, tengah mempersiapkan Pemilihan Raya atau Pemira guna memunculkan sosok tersebut.
Amal menegaskan tidak akan membuka penjaringan secara umum.
“Kami fokus kepada kader internal. Mei ini akan ada Pemira,” jelasnya.
Sebanyak 7 nama diprediksi akan muncul pada Pemira nanti.
Selain dirinya sendiri, akan ada nama Sanuji Pentamarta, Nurrotul Uyun, Qoidattul Sitta, dr Shinta Wishnu Wardhani, Abdul Ghoffar, juga Aam Amrullah.
“Kemungkinan akan muncul 7 nama ini,” terang Amal.
Terkait pilkada sendiri, Amal mengatakan jika kadernya wajib masuk ke dalam nama pasangan.
Hal tersebut harus dipenuhi partai lain jika ingin berkoalisi dengan PKS.
“Harus ada dari PKS, itu syarat wajib koalisi dari kami,” tegas Amal.
Meskipun syaratnya harus ada kader PKS yang menjadi pasangan pada pilkada nanti, PKS menurut Amal tidak akan muluk.
Karena kadernya nanti hanya akan dipasangkan untuk posisi Wakil Wali Kota Cilegon.
“Untuk wakil, bukan Wali Kota Cilegon,” tegasnya lagi. (Quy/red)



