Saturday, May 2, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaBantenPenyakit Misterius Tewaskan 6 Nelayan KM Sri Mariana 07 dan Belasan Sakit...

Penyakit Misterius Tewaskan 6 Nelayan KM Sri Mariana 07 dan Belasan Sakit Parah, Ini Penyebabnya

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

CILEGON, INST-Media.id – Sebuah wabah penyakit misterius telah menewaskan enam nelayan di atas kapal penangkap ikan KM Sri Mariana 07 dan menyebabkan belasan lainnya sakit parah. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pihak berwenang yang sedang menyelidiki penyebab insiden tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Ratih Purnamasari menyebut laporan dari Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Pelabuhan Kelas I Banten, kapal tersebut tengah beroperasi di Perairan Selat Sunda saat wabah mulai menyerang para awak kapal.

“Gejala yang dilaporkan meliputi demam tinggi, sakit kepala, pusing, dan kelemahan fisik yang parah. Dari 35 awak kapal, 6 orang meninggal dunia, sementara 15 lainnya dirawat di rumah sakit, termasuk 11 orang yang dalam kondisi kritis,” ujarnya Senin (5/8/2024).

- Advertisement -
space iklan 300x250

Kepala BKK Pelabuhan Kelas I Banten, Resi Arisandi, mengungkapkan bahwa tim medis telah melakukan tindakan pencegahan dengan menyemprotkan desinfektan di kapal, mengkarantina kru yang sehat, serta membawa yang sakit ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Jenazah korban yang meninggal dunia telah dibawa ke RS Drajat Prawiranegara Serang untuk dilakukan autopsi.

Selain itu, sampel darah dari kru yang masih hidup telah diambil untuk diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Jakarta guna mengidentifikasi penyebab pasti wabah ini. Pihak berwenang juga sedang memeriksa kondisi kapal, termasuk keberadaan vektor seperti tikus, serta kualitas air dan makanan yang ada di kapal.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Meski demikian kata Resi, penyebab pasti kematian enam kru dan penyakit yang diderita kru lainnya masih belum dapat dipastikan. “Kami masih menunggu hasil laboratorium yang diharapkan akan keluar besok sore,” katanya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian dan penyakit massal ini masih belum diketahui. Hasil pemeriksaan laboratorium diharapkan dapat memberikan informasi lebih jelas tentang virus atau agen patogen lain yang mungkin menjadi penyebab wabah ini. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. *(RED)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular