CILEGON, INST-Media.id — Indonesia mencatat sejarah baru dalam dunia logistik. Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk meresmikan Jalur Logistik Kereta Api Barang dan Kapal Ro-Ro di Cilegon, Selasa (18/11/2025).
Peresmian ini menjadi tonggak penting percepatan distribusi barang nasional. Jalur kereta barang kini beroperasi dua kali sehari, didukung kapal Ro-Ro raksasa yang mampu mengangkut ratusan truk dan mobil pribadi. Langkah ini diharapkan menekan biaya logistik dan memperkuat konektivitas antara Banten, Sumatera, dan wilayah industri lainnya.
Direktur Utama PT Krakatau Steel, Muhamad Akbar, menyampaikan bahwa fasilitas pelabuhan kini lebih kuat, termasuk penyimpanan batu bara dalam jumlah besar.
“Saat ini pelabuhan kami dapat menampung 40.000 hingga 100.000 ton batu bara sekaligus. Ini penting untuk menjaga pasokan energi agar tidak kritis seperti beberapa tahun lalu,” jelas Akbar.
Ia menegaskan bahwa Krakatau Steel sedang dalam transformasi besar, dan kinerja kuartal III 2025 menunjukkan hasil positif. Program Zero Odol pun terus dijalankan sesuai target.
Gubernur Banten, Andra Soni, menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar infrastruktur baru, tetapi juga menghidupkan kembali jalur perdagangan bersejarah yang sejak ratusan tahun lalu menjadi pusat ekonomi Nusantara.
“Hari ini kita tidak hanya meresmikan jalur logistik, tetapi juga melanjutkan sejarah panjang perdagangan yang dulu dimulai dari Banten,” ujar Andra Soni.
Ia menambahkan pentingnya penguatan pelabuhan dan jaringan jalan nasional agar 21 kawasan industri di Banten bisa tumbuh lebih maksimal.
AHY menegaskan penguatan semua moda transportasi merupakan visi besar Presiden Prabowo Subianto.
“Indonesia adalah negara kepulauan. Konektivitas antarpulau harus diperkuat. Kereta yang lebih sering beroperasi akan mengurangi beban jalan raya dan meningkatkan efisiensi,” jelas AHY.
AHY juga meresmikan kapal Ro-Ro sepanjang 197 meter, mampu mengangkut 300 truk atau 600 mobil pribadi. Waktu tempuh Cilegon–Lampung hanya 4–4,5 jam, dan kapal siap mendukung operasi pemerintah saat peak season seperti Natal dan Lebaran.
Dorongan Besar untuk Industri Nasional
Dengan jalur kereta barang dan kapal Ro-Ro ini, distribusi bahan baku dan hasil industri dipastikan lebih cepat, aman, dan hemat. Pemerintah menargetkan fasilitas ini dapat:
- Mengurangi kepadatan truk di jalan raya
- Menekan angka kecelakaan
- Menurunkan biaya logistik industri
- Mendorong pertumbuhan ekonomi di Banten dan nasional
Peluncuran ini menjadi momentum penting bagi Indonesia menuju sistem logistik yang lebih modern dan efisien. *(RED)



