CILEGON, INST-Media.id – Pergerakan penumpang dan kendaraan pada Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 mulai menunjukkan pergeseran arah. Pada H+3 Nataru, arus penyeberangan dari Sumatera ke Jawa tercatat meningkat signifikan, sementara arus dari Jawa ke Sumatera justru mengalami penurunan.
Berdasarkan data Posko Angkutan Nataru 2025, selama 24 jam pada Rabu (30/7/2025) atau periode 28 Desember pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat sebanyak 117 trip kapal beroperasi di lintasan Jawa–Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H+3 mencapai 35.351 orang. Angka ini turun 8,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan yang menyeberang juga tercatat 7.737 unit atau turun 20,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan paling signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang hanya mencapai 941 unit. Sementara kendaraan roda empat tercatat 4.421 unit atau sedikit naik dibandingkan tahun lalu. Untuk kendaraan logistik, truk yang menyeberang mencapai 1.977 unit, sedangkan bus tercatat 398 unit.
Sebaliknya, arus penyeberangan dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mengalami lonjakan. Pada H+3, jumlah penumpang mencapai 41.506 orang atau naik 22,6 persen dibandingkan tahun lalu.
Total kendaraan dari Sumatera ke Jawa tercatat 10.506 unit atau meningkat 30,5 persen. Lonjakan terlihat pada kendaraan roda dua yang mencapai 2.194 unit serta truk sebanyak 3.002 unit.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+3, total penumpang dari Jawa ke Sumatera tercatat 517.923 orang. Sementara arus penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 461.780 orang, menunjukkan mulai kuatnya arus balik Nataru 2025.*(RED)



