CILEGON, INST-Media.id – Banjir yang melanda Kota Cilegon, Banten, berdampak serius pada aktivitas transportasi menuju Pelabuhan Pelindo. Ratusan truk terpaksa mengantre hingga sehari semalam akibat genangan air setinggi pinggang orang dewasa.
Banjir menyebabkan akses jalan menuju pelabuhan lumpuh total. Panjang antrean kendaraan dilaporkan mencapai sekitar 5 kilometer, terutama truk-truk besar yang hendak masuk kawasan pelabuhan untuk menyeberang ke Pulau Sumatera.
Genangan air dengan ketinggian 50 hingga 90 sentimeter membuat banyak sopir memilih bertahan di dalam kendaraan sambil menunggu air surut. Namun hingga Sabtu siang, hujan masih mengguyur wilayah Cilegon.
Salah satu sopir truk, Agus, mengaku sudah mengantre sejak Jumat malam.
“Saya sudah menunggu sehari semalam, tidur di dalam truk. Mau ke Pelabuhan Ciwandan, tapi sampai sekarang belum bisa lewat karena banjir masih tinggi,” ujar Agus, Sabtu (3/1/2026).
Menurut warga, banjir dipicu tingginya curah hujan, luapan sungai, serta banjir rob. Kondisi diperparah oleh buruknya sistem drainase dan adanya tembok milik perusahaan yang menutup jalur aliran air.
Bahkan, warga sempat membobol tembok perusahaan menggunakan alat berat agar air banjir bisa mengalir ke laut. Hingga kini, aktivitas di sekitar pelabuhan masih terganggu dan sopir berharap penanganan segera dilakukan.*(RED)



